Search This Blog

Saturday, December 4, 2010

Taubatku

Dalam hujan renyai,
Aku duduk bersimpuh,
Menghadap rumah Yang Maha Satu,
Jauh dari terlalai,
Tunasku kembali tumbuh,
Dan aku berlari membawa hatiku.


Dalam hujan masih renyai,
Ada rasa jiwa bertuhan,
Mengukir hati demi bersyukur,
Tidak terlafaz kalimah itu,
Hanya Engkau jualah yang tahu,
Kerna Kau ringankan segala beban.

Hidup kini menanti mati,
Hilang sudah kenangan semalam,
Dia semakin hampir,
Melambai padaku memanggil-manggilku,
Ada kesakitan yang menyucuk,
Apakah nafas sudah dihujung tanduk?

Ya Allahu Rabbi,
Inginku hentikan semuanya,
Segala dosaku jangan Kau biarkan,
Melainkan Kau beri keampunan,
Kerna kini aku sedang menanti mati,

Ya Allah,
Meskipun aku tahu,
Curahan air mata kini,
Tidak bisa membersihkan dosaku,
Namun cukuplah sekadar,
Ianya menjadi saksi kunciku,
Bahwa aku sememang benar-benar,
Sudah bertaubat…

5.38 petang, sabtu, 4/12/2010

No comments:

Post a Comment